Kuliah Kebangsaan UNIB Hadirkan Mahfud MD, Bahas Demokrasi dan Masa Depan Indonesia

UNIB Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ibrahimy (UNIB) Sukorejo Situbondo Jawa Timur, menggelar Seminar Nasional Kuliah Kebangsaan bersama Prof. Dr. H. Mahfud MD, S.H., M.IP., pada Kamis, 20 Agustus 2026 dari pukul 13.00 siang sampai dengan pukul 16.30 sore. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Auditorium Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo ini diikuti lebih dari 1.700 peserta dari berbagai elemen.

Dengan mengusung tema “Transformasi Mahasiswa Santri, Santri Mahasiswa: Peran Generasi Muda dalam Menjaga Demokrasi dan Masa Depan Indonesia,” kegiatan tersebut diikuti mahasiswa se-UNIB Raya, mahasantri Ma’had Aly Sukorejo, sivitas akademika Universitas Ibrahimy, IKSASS, serta perwakilan lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.

Kegiatan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Haidar, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), kemudian dilanjutkan laporan Ketua Panitia, Zaki Amani, dan sambutan Presiden Mahasiswa UNIB, Baitul Anam. Ia berharap ilmu yang diperoleh mahasiswa melalui kuliah kebangsaan ini dapat diimplementasikan, terutama ketika nantinya terjun ke masyarakat. Sementara Rektor Universitas Ibrahimy, Dr. Khoirul Anwar, M.HI., berharap kegiatan tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk memberikan kontribusi kepada negara dan bangsa.

Memasuki sesi utama, Prof. Mahfud MD didampingi moderator dari dosen Program Studi Ilmu Hukum Universitas Ibarhimy, Sebelum penyampaian materi, Prof. Mahfud meminta agar kuliah kebangsaan lebih banyak diarahkan pada dialog interaktif. Ia menjadikan materi yang disampaikan sebagai pengantar agar mahasiswa dapat aktif berdiskusi dan memperoleh pemahaman sesuai tema yang diangkat.

Dalam pemaparannya, Prof. Mahfud menyoroti pentingnya hubungan antara demokrasi dan hukum. Salah satu pernyataannya yang menjadi perhatian peserta adalah, “Kita membangun demokrasi namun melalaikan nomokrasi.” Menurutnya, demokrasi yang baik harus berjalan beriringan dengan hukum yang baik. Karena itu, generasi muda perlu memahami pentingnya demokrasi sekaligus supremasi hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi dialog. Banyak peserta mengajukan pertanyaan, namun moderator memberikan kesempatan kepada delapan mahasiswa, terdiri dari empat putra dan empat putri, untuk berdialog langsung dengan Prof. Mahfud. Berbagai pertanyaan yang disampaikan mendapat respons dan jawaban langsung dari tokoh nasional tersebut.

Selain demokrasi dan hukum, Mahfud juga memberikan pesan mengenai kepemimpinan dan integritas kepada mahasiswa UNIB. “Sekali kamu berbuat salah, kamu akan tersandra seumur hidup,” pesannya. Pernyataan tersebut menjadi pengingat bagi mahasiswa agar senantiasa menjaga sikap, integritas, dan tanggung jawab dalam setiap langkah, terlebih ketika kelak menjadi pemimpin di tengah masyarakat.

Setelah sesi dialog selesai, acara dilanjutkan dengan pemberian cendera mata kepada Prof. Mahfud oleh Presiden Mahasiswa UNIB dan Ketua Panitia Seminar. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama Prof. Mahfud MD dan sivitas akademika Universitas Ibrahimy.

Melalui Seminar Nasional Kuliah Kebangsaan ini, BEM UNIB berharap mahasiswa santri tidak hanya memperoleh wawasan tentang demokrasi dan hukum, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat demi berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

Aba’ir/Pusdatin

Facebook
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *