UNIB – Universitas Ibrahimy menggelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 bagi mahasiswa semester VI di Auditorium Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, pada Sabtu 20 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB tersebut diikuti sekitar 650 mahasiswa dengan mengusung tema “PenggerakMasyarakat Berbasis Potensi Lokal Menuju Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)”.
Pembekalan menghadirkan Kepala Bidang Pendidikan Tinggi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo (P2S3), Dr. Minhaji, M.Pd., sebagai narasumber utama. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Rektor Universitas Ibrahimy, Dr. H. Khairul Anwar, M.HI., Wakil Rektor I Mohammad Hudori, M.Ag., Misbahul Ali, M.E., serta Miftahul Alimin, M.Pd. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai penggerak masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal dalam mendukung pencapaian SDGs.

Pelaksanaan pembekalan KKN tahun ini berlangsung selama lima hari. Dua hari pertama diperuntukkan bagi mahasiswa putri, sedangkan hari ketiga diisi pembekalan bersama Bupati Situbondo, Mas Rio. Adapun hari keempat dan kelima dikhususkan bagi mahasiswa putra. Tahun ini, penempatan peserta KKN mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya, yakni mahasiswa putri ditempatkan di wilayah kepulauan, sementara mahasiswa putra melaksanakan KKN di Kabupaten Jember.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi mahasiswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai persoalan terkait pelaksanaan KKN, pemberdayaan masyarakat, hingga strategi pengembangan potensi daerah menjadi perhatian para peserta selama kegiatan berlangsung.
Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki bekal dan pemahaman yang memadai sebelum melaksanakan KKN yang dijadwalkan dimulai pada 5-10 Juli 2026. Selain memberikan gambaran mengenai kondisi lapangan, para pimpinan Universitas Ibrahimy juga berpesan agar mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pengabdian berbasis potensi lokal.

Aba’ir/Pusdatin
