Ratusan Mahasiswa Putra UNIB Siap Terjun KKN 2026, Sebarkan Pengabdian dari Jember hingga Malaysia

UNIB – Memasuki hari ketiga rangkaian pembekalan KKN 2026, Universitas Ibrahimy menggelar pembekalan bagi ratusan mahasiswa putra pada Senin 22 Juni 2026 di Auditorium Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo (P2S2). Sebelumnya, pembekalan telah dilaksanakan bagi mahasiswa putri selama dua hari. Kegiatan ini mengusung tema “Penggerak Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Menuju Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)”.

Pembekalan KKN 2026 menghadirkan Mohamat Hadori, S.Ag., M.A. dan Miftahul Alimin, M.Pd. sebagai narasumber, dengan didampingi oleh Moh. Hafid, M.Pd.I. dan Rohikim Mahtum, S.E., M.H. sebagai moderator. Dalam kesempatan tersebut, wakil rektor I, Mohamat Hadori menyampaikan materi tentang Orientasi KKN Universitas Ibrahimy. sedangkan Miftahul Alimin memaparkan materitentang Penyusunan Program dan Metode Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam KKN Tematik. Kedua materi tersebut bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pelaksanaan KKN sekaligus penyusunan program pengabdian yang selaras dengan kebutuhan dan potensi masyarakat.

Kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 292 mahasiswa putra ini berlangsung dengan antusias. Aula lantai II Auditorium P2S2 dipenuhi peserta yang aktif mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama pada sesi dialog interaktif. Tiga mahasiswa berkesempatan mengajukan pertanyaan terkait mekanisme pelaksanaan KKN di lapangan.

Pada pelaksanaan KKN UNIB 2026, mahasiswa putra akan ditempatkan di 21 posko KKN nasional yang tersebar di Kabupaten Jember dan Provinsi Jambi. Selain itu, terdapat satu posko KKN reguler di Kabupaten Situbondo serta satu posko KKN internasional di Malaysia. Para mahasiswa dijadwalkan mulai diberangkatkan pada 5 Juli 2026. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang berlokasi di wilayah kepulauan, tahun ini mahasiswa putra akan melaksanakan KKN di wilayah Jember, sedangkan mahasiswa putri bertugas di wilayah kepulauan.

Melalui pembekalan KKN 2026 ini, pimpinan Universitas Ibrahimy berharap seluruh mahasiswa mampu membawa nama baik UNIB dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo di tengah masyarakat. Sebagai mahasiswa santri, mereka tidak hanya dituntut memiliki kapasitas intelektual yang baik, tetapi juga nilai-nilai spiritual dan akhlak yang kuat agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Facebook
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *